Mewujudkan Harapan Merdeka dari Pandemi dengan Menjadi Pemuda yang Aktif Berkarya

Karya kita adalah harapan masa depan bangsa!

Harapan saat Merdeka dari Pandemi
(Sumber: Pribadi)

Pandemi Covid-19 sangat mempengaruhi beberapa sektor di kehidupan. Sebagai situasi yang disebut bencana, pandemi justru memberikan pelajaran-pelajaran berharga bagi manusia.

Ya, pelajaran-pelajaran yang kita dapatkan di masa pandemi ini adalah bagaimana kita harus peka terhadap kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan, serta bagaimana kontribusi kita untuk membangun harapan baru pada saat nanti jika pandemi telah usai.

Tidak hanya di negara Indonesia, situasi pandemi juga sangat merubah kehidupan di beberapa negara lainnya. Khusus di Indonesia, puncak pandemi telah kita lewati bersama hingga dua gelombang banyaknya.

Data Puncak Covid
Dokumen: Singapore University of Technology and Design (SUTD)

Pada data yang tertera, telah ditunjukkan bahwa Indonesia sempat mengalami gelombang penyebaran Covid-19 yang cukup tinggi.

Melihat hal tersebut, memang angka pandemi Covid-19 di Indonesia sempat mengalami kelonjakan yang sangat besar. Apalagi, Indonesia juga sempat menjadi negara dengan kasus pasien konfirmasi Covid1-9 tertinggi di ASEAN.

Karena angka yang pernah mengkhawatirkan tersebut, jujur saya sendiri juga harus berusaha beradaptasi ketika penyebaran Covid-19 ini mulai merubah satu persatu aspek kehidupan saya. Pada artikel ini, saya juga akan bercerita bagaimana saya sebagai generasi muda saat beradaptasi di tengah pandemi Covid-19 ini.

Pengalaman Menghadapi Pandemi

Lomba blog unpar
(Sumber: Pribadi)

Seingat saya, kasus pertama Covid-19 di Indonesia itu terjadi pada bulan Maret 2020. Saat itu, saya hanyalah siswa SMK kelas 3 yang sedang mempersiapkan diri untuk UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer).

Saat itu, wali kelas saya menginformasikan bahwa UNBK di Bali diundur dan berita tersebut mendapatkan respon yang positif dan negatif dari teman-teman saya. Untuk saya sendiri, saya merespon negatif berita tersebut karena saya sudah menduga bahwa hal tersebut merupakan awal dari suatu bencana.

Ya, benar saja bahwa ternyata penyebaran Covid-19 di Indonesia semakin cepat dan hal tersebut membuat saya harus lulus tanpa melaksanakan upacara perpisahan. Sedih? Tentu, tetapi itu bukanlah satu-satunya yang bisa saya lakukan.

Mulai Belajar Berkarya

Harapan saat Merdeka Pandemi
(Sumber: Pribadi)

Pemerintah dan beberapa elemen masyarakat selalu menyerukan ajakan untuk beradaptasi dari pandemi. Melihat ajakan tersebut,  saya memutuskan untuk belajar menulis sebagai langkah awal saya beradaptasi dengan pandemi.

Sembari asyik memilih kampus tujuan, saya mencoba memahami bagaimana cara menulis yang baik dan benar melalui salah satu media Indonesia yang memberikan akses bagi penulis lepas untuk menulis. Setelah mempelajari, saya memberanikan diri untuk membuat karya artikel pertama saya di media yang sama.

Hasil percobaan saya saat pertama kali menulis artikel adalah penolakan oleh tim editor. Bagaimana respon saya? Tentu saja hal tersebut merupakan suatu hal yang baik, karena penolakan tersebut disertai juga dengan alasan-alasan yang membuat saya belajar lebih dalam lagi.

Sampai percobaan ketiga, artikel saya mulai mendapatkan revisi oleh tim editor dan berkesempatan untuk dirilis. Setelah melakukan revisi sebanyak dua kali, akhirnya artikel saya dirilis pertama kalinya dan itu adalah suatu harapan baru untuk hidup saya di tengah pandemi Covid-19.

Berhasil menerbitkan lebih dari sepuluh artikel adalah langkah awal perjalanan saya dalam bidang penulisan. Dengan memberanikan diri lebih jauh, saya mencoba membuat blog gratisan dan mulai menuangkan isi pikiran saya melalui blog.

Buat yang penasaran, gambar di bawah adalah profil penulis saya di salah satu media yang pernah saya coba.

Harapan (Sumber: Pribadi)

Resmi Menjadi Mahasiswa, Wajib Terus Berkarya!

Harapan saat Merdeka dari Pandemi
(Sumber: Pribadi)

Tepat tanggal 14 Agustus 2021, saya resmi diterima di salah satu perguruan tinggi di Bali, dan akhirnya saya merupakan pemuda yang berstatus sebagai “mahasiswa”. Langkah baru untuk menyongsong masa depan mulai saya lakukan di bangku perkuliahan ini.

Berjalan dua setengah semester lamanya, kini saya mulai mengetahui bagaimana kehidupan seorang mahasiswa yang sebenarnya. Selain itu, saya juga mulai penasaran dengan bagaimana cara untuk terus aktif berkarya sebagai seorang mahasiswa.

Akhirnya, saya pun mulai mencoba berkarya kembali melalui artikel yang saya unggah diblog. Tidak hanya blog, saya juga sempat berkarya di bidang penulisan lainnya, seperti karya tulis ilmiah esai, sekaligus melombakannya. 

Khusus di esai ilmiah, saya kerap menuangkan gagasan saya sebagai mahasiswa serta didukung dengan ilmu pengetahuan yang saya tekuni dengan harapan bahwa gagasan saya dapat diimplementasikan di kemudian hari. Melalui gagasan yang saya tuangkan dalam bentuk esai juga saya harapkan mampu mewujudkan beberapa harapan masyarakat di Indonesia saat mereka merdeka dari pandemi.

Iya, memang jika kita perkirakan maka akan ada banyak harapan masyarakat ketika kita semua merdeka dari pandemi. Hal tersebut saya dapat prediksikan karena banyak sekali sektor kehidupan yang tidak berjalan optimal selama pandemi ini, seperti salah satunya pada sektor ekonomi.

Dari saya pribadi, harapan memang sangat perlu dalam kehidupan. Ada orang bijak yang berkata bahwa “hidup ini tidak akan terasa tanpa adanya harapan“, memang benar bahwa harapan adalah langkah pertama dalam setiap kehidupan. Tanpa harapan, ya apa yang akan kita lakukan hari ini tidak jelas arahnya.

Maka dari itu, saya pun juga memiliki harapan saya sendiri ketika saya merdeka dari pandemi nanti. Kalau kamu ingin tahu, berikut adalah beberapa harapan saya saat merdeka dari pandemi. 

Selalu Bersyukur kepada Tuhan

Yap, yang pertama ini tentu harus kita lakukan setiap hari. Namun, khusus jika saya merdeka dari pandemi, saya akan bersyukur kepada Tuhan karena saya telah diberikan pelajaran berharga mengenai menghargai hidup diri sendiri dan orang lain. Selain itu, saya juga yakin bahwa bersyukur adalah kunci kebahagiaan.

Bisa Bersosialisasi Secara Langsung

Memang kini kita dapat bersosialisasi secara daring dengan bantuan teknologi. Namun, terkadang saya juga ingin melakukan hal tersebut secara langsung dengan orang-orang di sekitar saya.

Bisa Kuliah Luring

Saya yakin kuliah luring akan terasa berbeda dengan daring. Saat ini, metode pembelajaran hypbrid sedang dirancang untuk kampus. Semoga saja, dengan adanya metode baru ini, pendidikan di Indonesia semakin lebih baik.

Bisa Terus Berkarya

Berkarya demi masa depan bangsa tidak pernah lepas dari semboyan Unpar, yakni "Bakuning Hyang Mrih Guna Santyaya Bhakti" dengan arti "Berdasarkan Ketuhanan Menuntut Ilmu untuk Dibaktikan kepada Masyarakat"

Bisa Liburan

Yap, yang satu ini tentu harus dapat saya lakukan setelah merdeka dari pandemi nanti. Berhubung saya tinggal di Bali, semoga juga pariwisata di Bali dapat bangkit kembali, serta dibukanya lagi lapangan pekejaan yang sebesar-besarnya.

Apa yang Harus Kita Lakukan Agar Bisa Merdeka dari Pandemi?

Harapan saat merdeka dari pandemi
(Sumber: Pribadi)

Membahas mengenai bagaimana cara merdeka dari pandemi, tentu tidak dapat dilihat dari satu pandangan saja. Sebagai masyarakat, kita dapat mengandalkan strategi-strategi pemerintah daerah serta bantuan dari beberapa elemen masyarakat untuk melawan pandemi Covid-19 ini.

Berjalan selama hampir dua tahun, tentu saya juga dapat merasakan bagaimana pro-kontra terkait kebijakan-kebijakan penanganan pandemi. Namun, mau tidak mau kita harus mentaatinya, hal ini juga demi harapan kita bersama, bukan?

Dari pengalaman saya pribadi, berikut ini adalah cara-cara saya untuk melawan pandemi dan merdeka darinya. Kamu penasaran, kan?

Seperti yang sudah kita ketahui, 5M itu terdiri dari: 1) Mencuci tangan pakai sabun; 2) Memakai masker saat beraktivitas; 3)Menjaga jarak; 4) Menjauhi diri dari kerumunan; 5) Mengurangi mobilitas diri di luar rumah. Yuk tetap taati 5M supaya kita bisa merdeka dari pandemi!

Yap, tolong menolong atau gotong royong merupakan tradisi bangsa Indonesia yang harus dipertahankan. Tolong menolong yang harus kita optimalkan di antara lainnya yaitu: 1) Berdonasi kepada yang membutuhkan; 2) Saling mengingatkan protokol kesehatan; 3) Dan sebagainya. Jangan lupa untuk menolong ya!

Seperti yang sudah sering kita baca dan dengar, vaksinasi merupakan salah satu strategi untuk melindungi diri dari bahayanya virus Covid-19. Walaupun tidak 100%, tetapi usaha ini dapat menekan angka kematian akibat virus Covid-19. Jadi, yuk vaksinasi agar kita dapat mewujudkan harapan merdeka dari pandemi!

Berita bohong adalah musuh kita bersama pada saat pandemi. Banyak sekali munculnya berita-berita bohong, hoax, dan sejenisnya yang dapat memupuskan harapan kita untuk merdeka dari pandemi. Maka dari itu, yuk lawan berita bohong sekarang juga!

Selain keempat poin di atas, berdoa merupakan kunci utama kita agar bisa merdeka dari pandemi. Tanpa doa, kita tidak akan bisa mewujudkan semua harapan kita ketika kelak pandemi telah usai. Selalu ingat untuk berdoa ya!

Apa Harapan Kamu Saat Merdeka dari Pandemi?

harapan merdeka dari pandemi
(Sumber: Pribadi)

Di akhir artikel saya kali ini, saya hanya ingin menekankan kepada kamu yang membaca artikel ini, agar tetap optimis bahwa kita akan merdeka dari pandemi ini. Saya yakin sekali bahwa ada banyak harapan di luar sana yang berbeda-beda. Mulai dari mendapatkan pekerjaan, bisa jalan-jalan, punya teman baru, dan tentunya lebih banyak lagi.

Begitu juga dengan saya yang memiliki harapan tersendiri saat merdeka dari pandemi nanti. Apalagi, saya merupakan seorang pemuda yang wajib berkontribusi terhadap perkembangan bangsa kita. Ya, aktif berkarya adalah pedoman hidup saya.

Kamu juga bisa menentukan caramu sendiri untuk mewujudkan harapan merdeka dari pandemimu sendiri. Hanya saja, tetap berusaha dan jangan lupa berdoa. Dengan itu, saya yakin kita semua dapat mewujudkan harapan kita bersama, demi masa depan yang lebih baik lagi.

Nah jadi, apa harapan kamu saat merdeka pandemi nanti? Tulis di kolom komentar, ya!