Ruangguru: Sahabat Meraih Kampus Impian sekaligus Bekal Menjadi Mahasiswa Berprestasi

ruangguru
(Sumber: Pribadi)

Halo adik-adik SMA/K sederajat, gimana persiapan masuk kampus impiannya? Sudah siap atau belum? Nah, di artikel ini, aku mau bahas nih pengalaman gimana aku bisa dapat kampus impian dan menjadi salah satu mahasiswa berprestasi di jurusan!

Jadi, buat kamu yang pengen ikutin jejak aku sesuai dengan pengalamanku, baca sampai habis tulisan ini ya. Aku jamin kok, adik-adik semua gak akan nyesel!

Aku dan Ceritaku Semasa SMK

Sebelum masuk ke inti cerita, barangkali aku kasih dulu ya gimana cerita aku sewaktu SMK dulu dan persiapan menuju kampus impian.

Aku adalah salah satu alumni SMK negeri terbaik di kabupaten aku. Yap, tepatnya di SMK Negeri 1 Negara, Bali. Aku dulu mengambil jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL).

Buat kamu yang belum tahu apa itu jurusan RPL, berikut adalah informasinya. RPL adalah jurusan yang membidangi perancangan dan pengembangan perangkat lunak dasar.

Dulu, aku belajar gimana cara membuat website, basis data, dan juga aplikasi mobile. Memang, semasa SMK level belajarku hanyalah sampai dasar.

Aku adalah salah satu siswa yang biasa-biasa saja. Benar! Waktu aku kelas sepuluh (1 SMK), aku sekolah tidaklah serius. Wajar saja, aku adalah salah satu siswa yang cukup bandel dan nakal sewaktu SMP dulu.

Jujur saja, pada saat itu aku benar-benar tidak peduli dengan akademikku. Naik ke kelas sebelas (2 SMK), aku mulai serius dalam belajar. Penyebabnya adalah lingkungan dan teman-teman yang positif mengarahkanku untuk serius belajar.

Saat mulai belajar, aku cukup kebingungan dengan materi. Ya, ini adalah salah satu akibat aku sering melewatkan materi-materi dasar di kelas sepuluh sebelumnya.

Karena aku giat saat itu dan adanya dukungan oleh teman-teman yang baik, saat di semester dua kelas sebelas, aku berhasil meraih peringkat enam dari 35 siswa di kelas. Yap, aku sangat bangga pada diriku saat itu.

Di kelas dua belas, aku sudah mempersiapkan ujian praktik, ujian sekolah, dan juga ujian nasional berbasis komputer. Karena aku sudah sadar akan pentingnya akademik, aku benar-benar giat dan serius untuk mempersiapkan ketiga ujian tersebut.

Di sisi lain, aku juga giat untuk mengerjakan proyek akhir dari mata kuliah jurusan. Adapun contohnya seperti membuat aplikasi berbasis desktop dan website.

Saat itu, aku hanya berfokus pada nilai-nilai dan ilmu yang harus aku kuasai sesuai dengan jurusanku. Sampai pada akhirnya…

"Gus, bantu bapak ngurus nilai ya"

Salah satu guru bimbingan konselingku saat itu meminta aku untuk membantunya mengurus nilai siswa. Kebetulan, aku dulu adalah ketua kelas, tepatnya di kelas dua belas.

Akupun penasaran. Untuk apa aku harus membantu mengurus nilai itu? Akhirnya akupun berinisiatif untuk bertanya. Dan, jawabannya adalah bahwa nilai tersebut untuk diurus dan diinput ke salah satu sistem dalam rangka penilaian SNMPTN (sekarang SNBP).

Mencari Informasi tentang PTN

Sumber: Ruangguru.com

Dulu, aku sama sekali tidak berpikir untuk melanjutkan kuliah. Bahkan, aku tidak tahu apa itu PTN, atau PTS, dan istilah-istilah perguruan tinggi lainnya.

Pada akhrinya, aku mencari informasi secara mandiri melalui internet, dan juga bertanya dengan orang-orang terdekat, khususnya orang tua. 

Ikut Mendaftar SNMPTN

Karena nilai sudah diinput dan diranking oleh sekolah, akupun penasaran dengan urutan namaku. Jeng jeng jeng… ternyata, namaku berada di urutan ke 20 dari kurang lebih 40 siswa saat itu.

Jujur, saat itu aku menyesal karena tahu bahwa nilai yang diranking itu dimulai sejak kelas sepuluh hingga dua belas. Yap, aku menyesal karena kelas sepuluh aku sangat tidak serius untuk belajar di kelas

Tapi, yah… mau bagaimana lagi, sudah terlanjur kan? Mau tidak mau aku saat itu hanya bisa mencoba dan berdoa agar proses dan hasil SNMPT memuaskan.

Waktu itu, aku mendaftar di satu PTN dan dua program studi, yakni Universitas Pendidikan Ganesha untuk program studi pendidikan teknik informatika dan sistem informasi.

Hasilnya Sudah Keluar!

Saat pengumuman SNMPTN, aku belum lulus dan masih persiapan untuk ujian sekolah, praktik, dan ujian nasional. Saat itu, pengumuman SNMPTN juga adalah hal yang paling aku tunggu sembari menyiapkan ujian-ujian. 

Tepat di tanggal 22 Maret 2019, pengumuman hasil seleksi SNMPTN diumumkan! Hasilnya? Aku rasa kalian sudah dapat menebaknya.

Yap, karena rendahnya nilai aku tidak dapat lolos dalam seleksi SNMPTN. Baik itu pilihan pertama, maupun pilihan kedua.

Satu hal yang aku rasakan saat itu hanyalah sedih. Ya, aku rasa aku sudah tidak dapat melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi dengan hasil tersebut.

Bukan Ahkir...

Sebelumnya, aku memang mengetahui bahwa akan ada pilihan kedua untuk mencari perguruan tinggi negeri yang diseleksi secara nasional. Pilihan tersebut saat itu bernama SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) dengan ujian yang bernama UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer).

Saat itu, aturan dan kebijakan mengenai UTBK berubah-ubah. Mulai dari pelaksanaan, dan basis pengetahuan yang akan diuji. Itu semua mungkin terjadi karena adanya pandemi Covid-19 yang baru melanda Indonesia.

Karena program studi yang aku incar masuk ke dalam kategori Saintek, maka mau tidak mau keilmuan yang diuji baru dapat aku pelajari. Hal tersebut karena saat SMK aku hanya berfokus pada praktik dalam pengembangan perangkat lunak saja.

Namun pada akhirnya ketetapan mengenai aturan UTBK telah diumumkan. UTBK saat itu hanya menguji TPA (Tes Potensi Skolastik). Berbeda dengan pilihan saintek atau soshum yang masuk ke dalam TKA (Tes Kemampuan Akademik). 

Mulai Mempersiapkan UTBK

Dikarenakan sekolah tidak memberikan wadah bimbingan belajar untuk siswa yang ingin melanjutkan perguruan tinggi, maka aku secara inisiatif untuk belajar dan mencari informasi mandiri.

Saat itu, aku benar-benar mempersiapkannya secara mandiri. Belajar melalui blog, YouTube, dan soal-soal yang dibagikan oleh teman-teman sekolahku.

Cukup? Tentu tidak! Aku sama sekali tidak merasa cukup dengan semua itu. Sebab, saat itu aku berpikir bahwa soal yang diuji akan lebih sulit dan tidak dapat ditebak/prediksi.

Berkenalan dengan Ruangguru Lewat Iklan TV

Saat beristirahat, aku iseng menonton TV sembari makan siang. Saat iklan muncul, entah ini jodoh atau apa, aku melihat ada iklan salah satu bimbel online terbaik di Indonesia.

Yap, iklan tersebut adalah iklan dari Ruangguru. Saat itu aku masih belum familiar dengan Ruangguru. Namun, aku coba cari di internet ternyata sudah banyak yang belajar di Ruangguru dan memperoleh hasil luar biasa!

Mencoba Download Aplikasi Ruangguru

ruangguru indradewangkara
(Sumber: Ruangguru)

Secara langsung aku mencoba men-download aplikasi Ruangguru di handphone-ku. Aku juga langsung buat akun dan mencoba-coba fitur yang ditawarkan Ruangguru saat itu.

Selain Ruangguru, saat itu juga aku mencoba aplikasi-aplikasi bimbel lainnya untuk mencari bimbel online yang terbaik. Namun, setelah mencoba-coba dan melihat fitur yang ditawarkan, aku bertemu dengan fitur ruangbelajar yang ada di Ruangguru.

Bersama ruangbelajar, Matangkan Persiapan UTBK

Karena aku benar-benar belum terlalu paham apa saja TPS yang harus dipersiapkan, aku sangat bersyukur Ruangguru, khususnya fitur ruangbelajar, memberikan bimbel khusus untuk persiapan TPS di UTBK. 

Di ruangbelajar, aku bisa mempersiapkan semua itu. Mulai dari belajar penalaran umum, pengetahuan matematika kuantitaif, pengetahuan dan pemahaman umum yang meliputi bahasa inggris dan bahasa indonesia, serta pemahaman bacaan dan menulis.

Saat itu, aku berlangganan di Ruangguru dan mengikuti kelas ruangbelajar secara rutin. Tentunya, semua itu didukung oleh Ruangguru untuk mempersiapkan UTBK yang matang.

Saatnya Pelaksanaan UTBK...

Saat itu, aku  mengikuti UTBK di Universitas Udayana. Hal tersebut dikarenakan di tanggal yang bersamaan aku ada kegiatan di seputaran Denpasar, Bali.

Setelah melihat soal, aku rasa di awal tidaklah terlalu sulit. Semua itu sudah aku siapkan sebelumnya di ruangbelajar.

Namun, bukan berarti semua bisa aku jawab dengan mudah. Tentu ada banyak soal yang membingungkan dan meragukan untuk aku jawab.

Saat waktu sudah hampir selesai, aku menyelesaikan UTBK dengan penuh rasa percaya diri. Aku benar-benar berharap apa yang sudah aku jawab dapat mengantarkan aku untuk menuju kampus impianku.

Menunggu Pengumuman Hasil SBMPTN

Setelah melaksanakan UTBK dengan lancar, aku saat itu hanya tinggal menunggu pengumuman SBMPTN. Pada saat itu, pengumuman SBMPTN dilaksanakan pada tanggal 14 Agustus 2020.

Pada saat pengumuman, perasaanku sangat campur aduk. Ada senang, takut, deg-degan, dan khawatir. Penasaran bagaimana hasilnya?

Yap, hasilnya adalah lolos di kampus impianku, yakni Universitas Pendidikan Ganesha. Lebih tepatnya, aku lolos pada pilihan kedua, yakni program studi Sistem Informasi.

Dari hasil ini, aku sangat bersyukur karena telah mempersiapkan UTBK dengan sangat matang. Salah satu rasa syukurku adalah sudah mengenal dan mengikuti bimbel online bersama aplikasi Ruanguru.

Dalam hal ini, aku ingin memberi rekomendasi buat kalian semua, khususnya yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi untuk mencoba aplikasi Ruangguru dan fitur ruangbelajar.

Memangnya, Apa Sih Keunggulan dari fitur ruangbelajar di Ruangguru?

Dalam artikel ini, aku bakalan kasi alasan-alasan kenapa ruangbelajar adalah bimbel yang sangat baik dan cocok buat jadi teman lulus PTN impian kamu.

Tanpa berlama-lama lagi, berikut adalah alasan-alasannya.

Beragam Materi Pembelajaran

Memiliki ribuan materi pembelajaran yang tersedia dalam berbagai mata pelajaran dan jenjang pendidikan.

Guru Profesional dan Berkualitas

Bekerja sama dengan ribuan guru profesional dan berkualitas yang telah terverifikasi dan berpengalaman.

Pembelajaran Interaktif

Menggunakan teknologi pembelajaran yang inovatif dan interaktif untuk membantu siswa memahami materi pembelajaran dengan lebih mudah dan menyenangkan.

Akses Bersifat Fleksibel dan Mudah Diakses

Dengan adanya fitur rekaman video pembelajaran, siswa juga dapat mengulang kembali materi pembelajaran jika diperlukan.

Harga Terjangkau

Menawarkan harga yang terjangkau untuk berbagai paket pembelajaran yang ditawarkan. Selain itu, terdapat pilihan pembayaran dengan sistem berlangganan atau per mata pelajaran sehingga siswa dapat memilih paket pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan keuangan.

Yuk, Download Aplikasi Ruangguru!

Tanpa lama-lama lagi, yuk buruan download aplikasi Ruangguru. Bingung cara donwload-nya?

Buat kamu yang ingin download sekarang, yuk klik link di bawah ini sekarang juga!

Kesimpulan

Dan… pada akhirnya kita semua telah sampai pada akhir dari tulisan ini. Buat kalian yang benar-benar tertarik dengan Ruangguru dan fitur ruangbelajar, kuy buruan klik tombol download sesuai dengan jenis smartphone kalian ya!

Oh iya, kalau ada yang mau bertanya atau pengen sharing, jangan ragu-ragu untuk menuliskannya di kolom komentar yah. Semangat menuju kampus impian kalian!